A: ( “Hai apa kabar?”)
Beli kalkum pakai batik
Dimana membayar jamu
Assalamualaikum hai cantik
Bagaimana kabarnya kamu
B: ( “ Baik.” )
Kalkum di dalam sebuah loyang
Dibelah paku jadi terbalik
Waalaikum salam pacarku
sayang
Alhamdullilah diriku baik
A: Sumur ke danau ku bolak - balik
Awas takut serangga mati
Syukurlah kalau sayangku baik
Aku pun ikut bahagia hati
B: ( “ Sudahlah, jangan sayang – sayang terus! Ingat sebentar lagi kita akan ujian. Kamu
sudah belajar dengan baik belum? Dengar nih!”)
Jangan kau urus fulus dan unta
Hujan sudah terlihat nyata
Jangan terus mengurus cinta
Ujian sudah di depan mata
A: ( ” Tenang
saja, say! Dengar nih!” )
Dara molek cepatlah kejar
Tapi jangan banyak dicolek
Kenapa capek - capek belajar
Nanti ujian tinggal
mencontek
B: ( “Dasar kamu. Dengar nih!”)
Gadis molek dari Rusia
Paling suka makan-makan
Mencontek itu perbuatan dosa
Jangan suka dibiasakan
( Tapi ngomong - ngomong nanti ujian
aku nyontek ke kamu, yach...!”)
A: (” Uh dasar....! Dengar nih!” )
Kalau mau seharum duku
Nanti hujan petik dan colek
Kalau kamu mau cium aku
Nanti ujian ku kasih nyontek
( ”he, he...!”)
B: ( ” Sorri yah! Nggak janji deh!” )
Kalau haus minumlah jamu
Pahit rasanya dicampur limau
Kalau harus mencium kamu
Pasti serasa mencium kerbau
A: ( ”Jangan menghina begitu dong! Dengar nih!”)
Pengharum makanan dari kelapa
Beli sepikul di luar negeri
Menciumku takkan terlupa
Karena pipiku rasa strawberi
B: ( ” Uuuh...! Sudahlah jangan bercanda melulu! Yang penting mulai saat
ini kita harus benar – benar giat belajar, agar ujian kelak kita lulus. Oke?” )
Hujan siang tak mungkin lama
Pekikkan camar tembus lautan
Jangan buang waktu percuma
Rajin belajar tuk lulus ujian
A: (” Oke!”)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar